Kamis, 17 September 2026
Hot

Macet dan Parkir Liar Jadi Keluhan Utama Warga Kota Serang

Warga Kota Serang keluhkan kemacetan dan parkir sembarangan. Dishub lakukan penataan dan rencanakan pembangunan gedung parkir senilai Rp18 Miliar.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penuli| Ipnu Subroto Editor

HARIAN EXPRESS, BANTEN – Dinas Perhubungan Kota Serang menerima banyak laporan keluhan masyarakat terkait gangguan kemacetan lalu lintas serta maraknya parkir sembarangan yang mengganggu ketertiban di wilayah perkotaan, Rabu (16/09/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang, Dulbarid, mengonfirmasi bahwa penataan parkir liar dan penanganan arus lalu lintas yang padat menjadi fokus perhatian instansinya saat ini. Menurutnya, gangguan mobilitas kendaraan tersebut kerap memuncak pada titik-titik tertentu yang memiliki intensitas aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Lonjakan volume kendaraan di jalan raya secara konsisten terpantau pada waktu pagi hari ketika jam berangkat sekolah serta sore hari saat jam pulang kerja. Beberapa wilayah rawan yang terus dipantau intensif oleh petugas di antaranya kawasan Kebon Jahe dan pusat perbelanjaan Royal Baru.

Article ad in the middle of article

“Keluhannya umum, pertama macet, yang kedua parkir sembarangan, berantakan. Terutama pada jam padat pagi dan sore ketika pulang sekolah dan pulang kantor. Kami tetap melakukan edukasi dan pengaturan lalu lintas,” ujar Dulbarid.

Untuk meminimalkan kesemrawutan, personel Dinas Perhubungan aktif melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan di Jalan Kampung Baru Panancangan. Penjagaan tersebut disesuaikan secara situasional dengan melihat dinamika kepadatan kendaraan di lapangan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Selain masalah parkir yang tidak tertib, petugas juga masih kerap menemukan tindakan pelanggaran lalu lintas berat seperti pengendara yang nekat melawan arus. Pelanggaran tersebut tetap terjadi secara berulang meskipun pihak berwenang telah memasang rambu penunjuk jalan dengan jelas dan menempatkan personel pengawas.

Pemerintah Kota Serang saat ini tengah berupaya menyusun solusi komprehensif melalui penyediaan kantong-kantong parkir baru secara bertahap di area perkotaan. Langkah ini diprioritaskan oleh jajaran Dinas Perhubungan guna mengantisipasi maraknya parkir berlapis yang sering kali menjadi pemicu utama kemacetan.

Sebagai rencana strategis ke depan, Pemerintah Kota Serang juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18 Miliar untuk membangun gedung parkir khusus di Pasar Lama. Selain itu, proyek pembangunan Flyover Unyur disiapkan sebagai solusi permanen guna mengurai sumbatan lalu lintas di Terowongan Trondol.

Article ad after last paragraph