M Ridwan Habibie A
Penulis
|
Ipnu Subroto
Editor
HARIANEXPRESS, KOTA SERANG- Tubagus Ahmad Jalaluddin Akbar meraih gelar Putra Budaya Banten 2026 dalam Grand Final Putra Putri Budaya Banten 2026 di Tangcity Mall, Minggu (19/7/2026).
Gelar tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan Akbar dalam mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan. Prestasi ini sekaligus mengantarkannya untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional melalui ajang Putra Putri Budaya Indonesia.
Ajang Putra Putri Budaya Banten 2026 menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menjaga, dan memperkenalkan kekayaan budaya Banten. Melalui peran tersebut, para peserta didorong untuk memiliki kepedulian terhadap budaya, pariwisata, serta nilai-nilai kearifan lokal.
Tubagus Ahmad Jalaluddin Akbar menjalani proses panjang sebelum akhirnya meraih gelar Putra Budaya Banten 2026. Pengalaman pendidikan, organisasi, kepemimpinan, seni, serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan menjadi bekal dalam mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
Akbar merupakan lulusan S1 Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dengan indeks prestasi kumulatif 3,77 dari skala 4,00. Saat ini, ia tengah melanjutkan pendidikan pada jenjang S2 Administrasi Publik di Untirta.
Selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, Akbar aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah dipercaya sebagai Dewan Pengawas UKM Klasik Untirta periode 2023–2024, Kepala Bidang Musik, serta Staff Kepelatihan Musik di organisasi yang sama.
Pengalaman kepemimpinan juga diperolehnya melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan. Akbar pernah menjadi Ketua Pelaksana Pahajiku Klasik Untirta pada 2021 dan Koordinator Divisi Keamanan Opera Klasik Untirta pada 2022.
Selain aktif di organisasi, Akbar memiliki pengalaman magang di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten pada 2023. Dalam kegiatan tersebut, ia terlibat dalam pekerjaan administrasi, pengarsipan dokumen, pengelolaan laporan, serta mengikuti sejumlah rapat yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan pelayanan publik.
Akbar juga memiliki sejumlah prestasi di berbagai bidang. Di antaranya Juara Harapan I Lomba Penulisan Artikel Populer Universitas Esa Unggul 2022 dan Juara I Pekan Seni Mahasiswa Nasional kategori keroncong putra Untirta 2020.
Prestasi lainnya yang pernah diraih Akbar antara lain Juara II Komandan Terbaik LKBB Tingkat Provinsi Jawa Barat 2017 dan Juara I Komandan Terbaik Player 3rd Tingkat Provinsi Banten 2016. Beragam pengalaman tersebut memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi, seni, serta kepercayaan dirinya.
Akbar menyampaikan bahwa gelar Putra Budaya Banten 2026 menjadi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banten sekaligus membawa nama daerah ke tingkat nasional.
“Gelar ini merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab untuk saya. Saya ingin terus membawa nama baik Banten serta memperkenalkan kekayaan budaya yang kita miliki kepada masyarakat luas, termasuk di tingkat nasional,” ujar Tubagus Ahmad Jalaluddin Akbar.
Dalam perjalanan advokasinya, Akbar mendapat dukungan dari Putra Surosowan Banten Indonesia yang bergerak di bidang keagamaan, pariwisata, dan budaya. Salah satu bentuk pelestarian budaya yang dilakukan adalah pelatihan pencak silat Macan Paku Banten sebagai upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda.
Semangat untuk menjaga budaya juga tidak terlepas dari latar belakang keluarganya. Akbar merupakan putra dari KH Tubagus Ahmad Syadzili Wasi yang dikenal sebagai bagian dari Kesepuhan Kesultanan Banten, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Quraniyah Kesultanan Banten, serta Ketua Dewan Pembina Badan Kenadziran Kesultanan Maulana Hasanuddin Banten.
Menurut Akbar, generasi muda memiliki peran penting dalam memastikan budaya Banten tetap hidup dan dikenal di tengah perkembangan zaman. Ia berharap keberadaan Putra Budaya Banten tidak hanya menjadi gelar, tetapi juga menjadi ruang untuk berkontribusi secara nyata dalam mengenalkan budaya dan potensi daerah.
“Saya berharap dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan terus berkontribusi dalam mengenalkan budaya Banten. Perjalanan ke tingkat nasional menjadi kesempatan untuk membawa identitas dan kekayaan budaya Banten agar semakin dikenal,” ujar Tubagus Ahmad Jalaluddin Akbar.
Dengan bekal pendidikan, pengalaman organisasi, prestasi, dan kepedulian terhadap budaya, Akbar kini bersiap menghadapi tahapan berikutnya dalam ajang Putra Putri Budaya Indonesia. Gelar Putra Budaya Banten 2026 menjadi awal perjalanan baru untuk membawa semangat dan kekayaan budaya Banten ke panggung yang lebih luas.
