HARIAN EXPRESS, KABUPATENTANGERANG — Niat hati hanya menuntaskan rasa penasaran, nasib naas justru menimpa seorang remaja berinisial TH (15). Ia menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) saat menyaksikan kerumunan massa yang diduga hendak menggelar aksi tawuran di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (18/8/2026).
Kejadian bermula ketika area lokasi mendadak tegang usai aparat kepolisian tiba untuk membubarkan kerumunan massa. Panik melihat kedatangan petugas, TH berusaha menyelamatkan diri bersama kerumunan lainnya.
Namun, kesialan menghampiri TH ketika sepeda motor yang dikendarainya mendadak mogok di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ditinggal sendirian di lokasi, korban langsung diserang oleh OTK menggunakan senjata tajam. Sabetan sajam tersebut mengenai pergelangan tangan kanan TH hingga mengalami luka robek yang cukup serius.
Kapolsek Cisoka, Ipda Aditya Surya Sakti, menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, TH sama sekali tidak berniat terlibat dalam perkelahian massal tersebut.
“Informasi awal memang belum sempat terjadi keributan dan anggota langsung membubarkan. Pas bubaran, ada yang tertinggal satu (korban) dan niatnya hanya menonton,” jelas Aditya, Rabu (19/8/2026).
Usai kejadian, korban yang dalam kondisi terluka parah langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD Tigaraksa untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Rekaman video yang memperlihatkan kondisi korban usai diserang juga sempat terekam dan viral di media sosial.
Guna mengusut tuntas peristiwa ini, pihak Polsek Cisoka telah mengamankan dua orang pelajar yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Petugas kepolisian hingga kini masih menyisir lokasi dan melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku pembacokan.











