Rabu, 09 September 2026
Hot

Kemensos Salurkan Rp208,7 Juta untuk Pandeglang

Kemensos menyalurkan bantuan logistik senilai Rp208,7 juta untuk penanganan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Pandeglang.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, PANDEGLANG – Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan logistik senilai Rp208.757.070 guna menanggulangi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Pandeglang, Rabu (9/9/2026).

Penyerahan paket bantuan makanan siap saji dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono kepada Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani. Penyerahan tersebut berlangsung di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, seusai peninjauan Sekolah Rakyat pada Selasa (8/9/2026).

Penyediaan stok logistik darurat ini ditujukan untuk mengisi lumbung-lumbung sosial daerah agar penanganan warga berlangsung cepat saat situasi darurat. Penguatan cadangan pangan darurat tersebut segera dikirimkan ke Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang.

Article ad in the middle of article

“Ibu Bupati menyampaikan mereka membutuhkan bantuan untuk mengisi lumbung-lumbung sosial. Kalau nanti dibutuhkan masyarakat, kita bisa bergerak cepat. Bantuan makanan siap saji ini segera dikirim dari Kemensos ke Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang,” kata Agus.

Agus juga meninjau langsung kondisi pemukiman warga serta lingkungan sekolah yang terkena hujan abu vulkanik. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menghadapi dampak aktivitas vulkanik tersebut.

“Yang pasti kita harus tetap selalu waspada,” tegasnya.

Pemerintah pusat bersama BMKG dan kementerian terkait terus memantau pergerakan aktivitas vulkanik secara intensif. Koordinasi kebencanaan nantinya akan dipimpin langsung oleh pihak BNPB apabila kondisi darurat terjadi.

“Kita terus memantau erupsi Gunung Anak Krakatau, termasuk gunung-gunung di tempat lain. BMKG, pemerintah pusat, dan kementerian terkait terus mengawasi dan siap siaga. Kalau sewaktu-waktu ada situasi darurat, kita sudah siap. BNPB nanti yang akan memimpin terkait kebencanaan itu,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang sendiri belum merinci daftar wilayah penerima distribusi bantuan bernilai Rp208,7 juta tersebut. Bupati Raden Dewi Setiani tidak memberikan keterangan tambahan kepada media setelah prosesi serah terima.

Sikap serupa ditunjukkan Kepala Dinas Sosial Pandeglang Wawan Setiawan yang memilih tidak memaparkan mekanisme pembagian logistik.

“Sudah, enggak usah. Tadi saja cukup dari Pak Wamensos,” kata Wawan.

Article ad after last paragraph