Jumat, 11 September 2026
Hot

BPBD Tangerang Semprot Area Sekolah Sebelum Belajar Tatap Muka Dimulai

BPBD Kota Tangerang melakukan penyemprotan abu vulkanik di sekolah-sekolah untuk memastikan kenyamanan belajar tatap muka yang dimulai pekan depan.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, BANTEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten, bergerak cepat melakukan penyemprotan abu vulkanik di area sekolah, Jumat (11/9/2026).

Langkah ini diambil secara preventif guna menjaga kebersihan lingkungan sekolah menjelang dimulainya kembali pembelajaran tatap muka pada pekan depan.

Pembersihan Abu Vulkanik Jelang Tatap Muka

Upaya penyemprotan ini difokuskan untuk menyapu bersih sisa debu atau partikulat akibat paparan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Pembersihan tersebut menyasar area krusial sekolah mulai dari ruang kelas, halaman, hingga area terbuka lainnya.

Article ad in the middle of article

Langkah nyata tersebut dijalankan langsung oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang yang didukung penuh oleh personel BPBD. Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah berupaya memberikan jaminan rasa aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Fokus Sterilisasi di SMP Negeri 1

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, memimpin langsung jalannya pembersihan di SMP Negeri 1 Kota Tangerang pada hari Jumat tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembersihan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga kebersihan fasilitas publik pascabencana.

“Ini bagian dari langkah kita untuk memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Damkar untuk melakukan penyemprotan pada area yang diperlukan,” ujar Mahdiar.

Mahdiar juga mengimbau warga sekolah dan masyarakat untuk tetap tenang serta terus menyimak informasi dari kanal pemerintah. Jika masih menemukan sisa debu di rumah, warga disarankan membersihkannya dengan cara yang tidak memicu debu beterbangan kembali.

Berakhirnya PJJ dan Pengawasan Kualitas Udara

Sejalan dengan aksi sterilisasi sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, memastikan aktivitas sekolah tatap muka dimulai pekan depan. Penghentian Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini tetap diiringi dengan pemantauan ketat terhadap kualitas udara sekitar.

Pemerintah Kota Tangerang meminta warga untuk membatasi durasi kegiatan luar ruangan jika kualitas udara terpantau kurang bersahabat. Penggunaan masker atau pelindung pernapasan sangat disarankan demi menjaga kesehatan sistem pernapasan warga.

Wahyudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali beraktivitas produktif serta menjaga kewaspadaan dengan bijak tanpa perlu panik berlebih. Pihak pemerintah daerah berjanji akan terus memperkuat koordinasi demi memastikan keamanan seluruh warga kota.

Article ad after last paragraph