Minggu, 13 September 2026
Hot

Gubernur Banten Ikut Pantau Pencarian Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Gubernur Banten Andra Soni memantau langsung pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memantau operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak di sekitar perairan Selat Sunda, Jumat (11/9/2026).

Pemantauan ini dilakukan bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon. Operasi pencarian ini kini telah memasuki hari keempat sejak para korban dilaporkan hilang kontak saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Tim gabungan memfokuskan penyisiran di beberapa titik kepulauan dekat lokasi aktivitas vulkanik tersebut.

Dalam pemantauannya, Andra Soni menjelaskan posisi kapal penyelamat berada di jarak aman dari pusat erupsi. Ia mengabarkan situasi terkini saat kapal sedang mengitari salah satu pulau di kawasan tersebut.

Article ad in the middle of article

“Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni juga memperlihatkan kondisi geografis di sekitar perairan tersebut kepada tim pendamping. Dari atas geladak kapal, ia menunjuk ke arah daratan yang terlihat di cakrawala.

“Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau,” katanya.

Penyisiran di Pulau Sertung dan Sebesi

Dukungan penuh diberikan pemerintah daerah terhadap pergerakan taktis tim penyelamat di lapangan. Salah satu kapal cepat taktis tengah diarahkan menuju pulau terdekat untuk menyisir garis pantai.

“Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran,” ujarnya.

Pencarian besar-besaran ini melibatkan belasan kapal penyelamat yang disebar ke beberapa wilayah pemantauan. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan pembagian sektor operasi untuk memaksimalkan pelacakan.

“Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor,” katanya.

Wilayah pencarian hari ini mencakup pemantauan intensif di beberapa pulau strategis di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR berupaya memastikan seluruh area potensial telah diperiksa secara menyeluruh.

“Kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, serta di Pulau Sertung, dan satu RIB dari Lampung, RIB 02, akan mengelilingi pencarian di sekitar Pulau Sebesi,” tuturnya.

Daftar Alutsista dan Korban Hilang

Untuk mendukung misi kemanusiaan ini, Basarnas mengerahkan kekuatan armada laut yang cukup signifikan. Berikut adalah beberapa alutsista yang diterjunkan dalam pencarian:

  • KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, dan KP Hayabusa
  • KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, dan KAL Anyer
  • KP Sanjaya, RIB 02 Banten, dan RBB P Peucang
  • RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, serta KRI Lepu

Kelima jurnalis yang dicari adalah Muhammad Bagus Khoirunas (ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu). Mereka hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026, dalam perjalanan meliput erupsi.

Article ad after last paragraph