Selasa, 08 September 2026
Hot

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kasus ISPA di Banten Melonjak 2,5 Kali Lipat

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BANTEN— Jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Banten melonjak drastis hingga 2,5 kali lipat akibat terpapar abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, Selasa(8/9/2026).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten mencatat kenaikan signifikan terjadi sejak Sabtu (5/9/2026) malam dan didominasi oleh kelompok masyarakat usia produktif. Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengungkapkan bahwa rata-rata kasus ISPA harian yang biasanya berkisar antara 1.000 hingga 1.500 penderita mendadak melonjak tajam. Puncak lonjakan tertinggi tercatat pada Senin (7/9/2026) dengan jumlah penderita mencapai 4.058 kasus.

Menurut Ati, tingginya angka penularan pada kelompok usia produktif atau dewasa disebabkan oleh tingginya mobilitas harian mereka di luar rumah. Meskipun pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas outdoor, sebagian besar warga usia kerja tetap harus beraktivitas di ruang terbuka.

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota dan aparat kepolisian mengencangkan sosialisasi kesehatan serta membagikan masker secara gratis di berbagai area publik dan pusat transportasi.

Article ad in the middle of article

Selain mengancam saluran pernapasan, abu vulkanik juga berpotensi mencemari makanan dan minuman. Ati pun mengimbau para pedagang, khususnya pedagang kaki lima, untuk menutup rapat barang dagangannya demi mencegah kontaminasi dan menjaga keselamatan serta kesehatan konsumen.

Article ad after last paragraph