Ridwan Habibie Penulis | Ipnu Subroto Editor
Harian Express, Tangerang – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, meluas hingga kurang lebih dua hektare. Selasa, (30/06)
Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyebutkan total luas area yang terbakar berpotensi melebihi dua hektare. Kondisi ini diperparah oleh cuaca ekstrem, termasuk suhu panas dan angin kencang yang memicu rambatan api.
Titik api diduga mulai muncul sejak pagi hari dari area kecil di sebelah barat TPA Jatiwaringin. Petugas internal awalnya mendapati kemunculan asap dari sisi utara lokasi penimbunan sampah.
Ujat Sudrajat menyatakan bahwa situasi kedaruratan masih berlangsung di lokasi kejadian. Petugas gabungan dari DLHK dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghadapi kesulitan dalam memadamkan api.
Hambatan utama dalam upaya pemadaman adalah keterbatasan pasokan air dan hembusan angin yang masih cukup kencang. Angin kencang menyebabkan beberapa sampah kering beterbangan, yang kemudian memperluas area kebakaran.
“Kalau ditotal mungkin bisa lebih dari dua hektare luasannya. Yang posisinya kebakaran itu dari titik api kecil di sebelah barat tadi pagi, kemudian ditangani oleh petugas internal kami,” ujar Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang, Selasa.
Pemerintah daerah telah mengerahkan sembilan unit kendaraan pemadam kebakaran dan 45 personel. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menanggulangi kebakaran yang semakin meluas.
Untuk menjamin keamanan, tim medis dari Puskesmas Kecamatan Mauk juga diterjunkan ke lokasi. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi apabila ada petugas atau masyarakat yang terdampak asap.
DLHK telah berkoordinasi dengan camat dan puskesmas setempat, termasuk Rajeg dan Mauk. Petugas medis disiapkan guna memberikan penanganan jika terjadi dampak dari asap kebakaran.