Senin, 12 Oktober 2026
Banner Leaderboard HE Banner Leaderboard HE
Hot

Tradisi Ngeropok Meriahkan Puncak Maulid Nabi di Kota Serang

Puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Domba, Kota Serang, dimeriahkan Tradisi Ngeropok, pembagian 104 Panjang Mulud kepada warga.

Banner Leaderboard HE Banner Leaderboard HE

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, BANTEN – Puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW) di Lingkungan Domba, Kelurahan Lopang, Kota Serang, Banten, dimeriahkan oleh Tradisi Ngeropok. Selasa, (25/08/2026).

Momen ini menjadi ajang pembagian berkat dan bingkisan dari ornamen Panjang Mulud kepada masyarakat setempat.

Banner Leaderboard HE Banner Leaderboard HE

Kemeriahan tradisi ini disambut dengan antusiasme tinggi, terlihat dari riuh tawa dan semangat yang jelas terpancar dari wajah anak-anak hingga orang dewasa.

Antusiasme Warga dalam Tradisi Ngeropok

Kegiatan Ngeropok ini menjadi salah satu tradisi yang paling dinanti oleh warga setiap tahunnya. Antusiasme masyarakat pada tahun ini disebut sangat luar biasa oleh penyelenggara.

Muhammad Robi, Ketua Penyelenggara Kegiatan, menjelaskan bahwa antusiasme tersebut berhasil mengumpulkan ratusan bingkisan yang kemudian dibagikan.

“Tahun ini ada 104 Panjang Mulud yang berisikan sembako, perabotan rumah tangga, pakaian, hingga uang tunai. Melalui Tradisi Ngeropok, barang-barang ini kami distribusi untuk warga di empat kampung lain,” ujar Robi.

Proses dan Makna Tradisi Ngeropok

Sebelum puncak pembagian, ornamen Panjang Mulud yang dibuat secara swadaya dijemput dari rumah ke rumah. Bingkisan-bingkisan tersebut kemudian diarak keliling kampung dengan meriah.

Prosesi arak-arakan ini diiringi dengan lantunan shalawat serta tabuhan marawis yang menambah semarak suasana. Setelah tiba di masjid dan usai didoakan bersama, barang-barang tersebut dikemas untuk kemudian memasuki momen puncak Ngeropok.

Robi merinci bahwa prioritas penerima berkat dari kegiatan ini mencakup:

  • Anak-anak
  • Pemandi jenazah
  • Ustaz
  • Guru ngaji
  • Masyarakat umum yang membutuhkan

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kemeriahan Ngeropok bukan sekadar ajang berkumpul warga. Tradisi ini adalah wujud rasa syukur atas hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Semangat saling menolong, gotong royong, dan sedekah terjalin erat dalam kegiatan ini, yang turut memperkuat tali persaudaraan antarwarga.

Keseruan yang Mempererat Warga

Keceriaan dari tradisi ini juga dirasakan langsung oleh Siti Aminah (45), seorang warga setempat. Ia menceritakan nilai positif dan keseruan saat mengikuti Tradisi Ngeropok bersama tetangganya.

“Keseruan saat Ngeropok itu yang selalu bikin kangen tiap tahun. Anak-anak sampai bapak-bapak kumpul semua di jalanan sampai masjid, ketawa bareng, mengharap berkah dari Panjang Mulud. Ini cara kita bersedekah, tapi dengan hati riang gembira, membuat semua warga makin guyub,” katanya.

Momen ini menjadi perekat silaturahmi, di mana semua warga berkumpul dengan hati riang gembira. Mereka bersama-sama mengharapkan berkah dari Panjang Mulud yang dibagikan, sekaligus mempererat kebersamaan.

Banner Leaderboard HE Banner Leaderboard HE
Banner Leaderboard HE