Jumat, 04 September 2026
Hot

Partisan Siliwangi Sejati Komitmen Jaga Kondusivitas Banten

Mendukung stabilitas daerah, Partisan Siliwangi Sejati bertemu Gubernur Banten dan menyatakan kesiapan menjaga kondusivitas wilayah serta patuh pada aturan.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, BANTEN – Organisasi kemasyarakatan Partisan Siliwangi Sejati menyatakan kesiapannya mendukung penuh keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Banten, pernyataan ini disampaikan saat audiensi dengan Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara, Kota Serang, Kamis (3/9/2026).

Organisasi kemasyarakatan Partisan Siliwangi Sejati menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Banten. Organisasi ini berjanji untuk menahan diri, menolak segala bentuk provokasi, serta tidak melakukan aksi yang bertentangan dengan hukum.

Komitmen ini disampaikan langsung dalam audiensi bersama Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara, Kota Serang, pada Kamis, 3 September 2026.

Article ad in the middle of article

Pentingnya Partisipasi Ormas dalam Keamanan Wilayah

Ketua Umum Partisan Siliwangi Sejati, Aap Aptadi, menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab utama penyelenggara negara. Namun, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga ketenteraman.

“Keamanan menjadi tanggung jawab mutlak penyelenggara negara, yaitu kepolisian. Minimal kita menahan diri untuk tidak terprovokasi melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan aturan,” ucap, Aap Aptadi.

Aap Aptadi juga menjelaskan bahwa partisipasi organisasi masyarakat dalam menjaga iklim daerah yang damai dan kondusif merupakan bagian dari tanggung jawab moral warga negara. Sikap menahan diri dan patuh pada regulasi menjadi fondasi utama dalam menciptakan ketenteraman di tengah dinamika masyarakat Banten.

Mengenalkan Sejarah dan Kebudayaan Organisasi

Selain membahas komitmen Kamtibmas, momen audiensi ini juga digunakan pengurus Partisan Siliwangi Sejati untuk memperkenalkan sejarah dan identitas kebudayaannya. Organisasi ini didirikan sejak tahun 1922 dan secara konsisten merawat tradisi Sunda, Pajajaran, dan Galuh.

Tradisi tersebut berlandaskan falsafah Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh. Staf ahli Gubernur, Nana Supiana, menyambut baik perkenalan ini dan mengapresiasi kontribusi ormas kebudayaan tersebut.

Nana Supiana menilai bahwa pembangunan daerah memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Terutama dalam membina spiritualitas bela diri, bela negara, serta pelestarian seni budaya daerah.

Pertemuan silaturahmi ini diakhiri dengan penyampaian undangan resmi kepada Gubernur Banten. Diharapkan Gubernur dapat hadir dan membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partisan Siliwangi Sejati.

Article ad after last paragraph