Senin, 14 September 2026
Hot

Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Pandeglang Baru Mencapai 57,82 Persen

Tingkat kegemaran membaca warga Kabupaten Pandeglang pada 2025 tercatat 57,82 persen berdasarkan survei Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, BANTEN – Tingkat kegemaran membaca masyarakat di Kabupaten Pandeglang pada 2025 baru menyentuh angka 57,82 persen berdasarkan hasil survei dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Senin (14/9/2026).

Data capaian tersebut menjadi gambaran utama mengenai kondisi budaya membaca warga setempat sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Pandeglang, Siti Septiana Miratunnisa, menyampaikan bahwa perolehan tersebut mencerminkan potensi literasi warga yang tergolong cukup baik. Kendati demikian, angka tersebut tetap harus ditingkatkan agar aktivitas membaca dapat mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Article ad in the middle of article

Penguatan literasi masyarakat dinilai tidak sebatas mendorong kunjungan fisik ke gedung perpustakaan. DPAD Pandeglang menegaskan bahwa warga juga perlu diarahkan agar sanggup menyerap informasi serta mengolahnya menjadi wawasan yang berdaya guna.

“Minat baca di Pandeglang ini bukan sekadar angka, tapi budaya yang harus kita kembangkan. Harapannya memang pembaca tidak lagi dipandang sebagai kewajiban, tapi menjadi sebuah kebutuhan,” ujar Siti Septiana Miratunnisa.

Langkah Perluasan Akses Literasi

Penguatan Jaringan dan Ragam Kelompok Pembaca

Guna mempermudah akses bacaan bagi khalayak luas, DPAD Kabupaten Pandeglang berupaya memperluas jaringan literasi ke berbagai lini. Penyediaan fasilitas bacaan tersebut dijalankan dengan mengikuti perkembangan teknologi terkini secara bertahap.

Beberapa jalur penyediaan akses bacaan yang diperkuat oleh instansi tersebut mencakup sejumlah simpul berikut:

  • Perpustakaan desa yang tersebar di wilayah lokal.
  • Taman bacaan masyarakat (TBM).
  • Komunitas pegiat literasi daerah.

Program peningkatan literasi ini dirancang agar menyentuh beragam tingkatan umur masyarakat secara terarah. Kelompok pelajar serta mahasiswa terus didorong membaca guna mendukung jenjang pendidikan dan cita-cita yang sedang ditempuh.

Di sisi lain, masyarakat umum difasilitasi dengan aneka koleksi ilmu pengetahuan terapan. Ketersediaan materi tersebut dipusatkan untuk menunjang aktivitas riil masyarakat, termasuk sektor pertanian serta kegiatan UMKM.

DPAD Pandeglang menaruh harapan agar torehan 57,82 persen ini dapat terus melonjak di masa mendatang. Pembudayaan ini diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan belajar yang hidup di lingkungan keluarga, lembaga sekolah, perpustakaan daerah, perpustakaan desa, hingga tengah masyarakat umum.

Article ad after last paragraph