Findy Alfiansyah Penulis
HARIAN EXPFRESS, TANGERANG — Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta membangun Groundwater Tank (GWT) dan Smart Rain Garden di Pinang, Kota Tangerang, untuk mendukung pertanian warga, Sabtu (6/6/2026).
Proyek ini mengintegrasikan teknologi cerdas melalui Smart Rain Garden yang dilengkapi sensor pintar. Sistem ini dipasang di atas area tandon air bawah tanah tersebut.
Sensor ini berfungsi mendeteksi tingkat kelembaban tanah dan kebutuhan air tanaman. Proses penyiraman vegetasi Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi sangat efisien dan terukur, tanpa pemborosan pasokan air.
Saat musim hujan, limpasan air hujan ditampung secara optimal untuk mencegah banjir lokal atau luapan air di pemukiman warga. Kemudian di musim panas, air tersimpan dari tandon bawah tanah dialirkan kembali untuk menyiram tanaman penunjang pangan di atasnya.
“Konsep yang kami usung berfokus pada manajemen air berkelanjutan. Ini dilakukan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujar Ir Uly Amrina selaku dosen dari UMB di Tangerang.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka Asri di Perumahan Pinang Griya Permai, Nyimas Tri Dewi, mengungkapkan apresiasinya. Warga mendapatkan ilmu baru mengenai teknologi pertanian dan manajemen air.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang juga memberikan pendampingan kepada anggota KWT dalam mengelola pertanian urban. Hal ini meningkatkan hasil pertanian secara drastis.
Keberadaan GWT berbasis Smart Rain Garden ini diharapkan tidak menjadi sekadar proyek sesaat. Fasilitas ini diharapkan menjadi aset jangka panjang yang dijaga bersama secara swadaya oleh masyarakat.
“Hasil panen sayur-sayuran segar ini nantinya tidak hanya dikonsumsi sendiri, melainkan dapat diperjualbelikan di lingkungan warga, seperti saat arisan atau kegiatan PKK, guna menambah pemasukan kas dan membantu perekonomian rumah tangga,” kata Nyimas Tri Dewi.