Serang (Harian Ekpres) -Akibat musim kemarau panjang yang saat ini melanda beberapa kecamatan di wilayah provinsi Banten, Kepolisian Daerah Banten memberikan bantuan pasokan air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan tersebut.

Kepala Polda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki di Serang, Selasa, menyatakan bahwa dari total 155 kecamatan di Banten, tercatat sebanyak 55 kecamatan mengalami krisis air bersih.
Berdasarkan pantauan, wilayah dengan dampak kekeringan terparah ada di Kabupaten Lebak, serta sebagian wilayah Tangerang, Cilegon, dan Pandeglang.
Guna mengatasi krisis air bersih tersebut, jajaran Polda Banten hingga polres bergerak cepat mengerahkan seluruh fasilitas dan personel yang ada.
Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah mengalihfungsikan kendaraan taktis water cannon milik Satuan Sabhara dan Brimob menjadi armada pemasok air bersih.
“Kendaraan water cannon yang biasanya digunakan untuk mengatasi unjuk rasa, sekarang kita manfaatkan untuk membawa air bersih, dan distribusikan kepada masyarakat bersama para kapolres dan instansi terkait di tingkat kabupaten maupun kota,” kata Hengki.
Dalam pendistribusiannya, kepolisian juga aktif memantau informasi kawasan yang membutuhkan air melalui media sosial.
Selain armada water cannon, Polda Banten juga ikut menyiagakan fasilitas kesehatan seperti ambulans guna mengantisipasi masalah kesehatan warga di wilayah yang terdampak.
Selain itu Kapolda juga membuka layanan komunikasi langsung bagi masyarakat yang desanya mengalami kekeringan untuk segera meminta bantuan pasokan air bersih melalui layanan panggilan darurat (Call Center) 110.
“Layanan Call Center 110 itu tidak hanya untuk aduan gangguan kamtibmas atau kejahatan, tapi juga untuk masyarakat yang desanya membutuhkan air bersih. Silahkan informasikan ke 110 dan kami akan segera datang ke sana,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mendirikan pos-pos terpadu dan menggencarkan patroli untuk edukasi agar masyarakat tidak membuka lahan atau membuang sampah dengan cara dibakar sebagai pencegahan potensi kebakaran selama krisis air berlangsung.