Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, BANTEN – Operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda mendapatkan tambahan kekuatan udara. Helikopter HR-3604 dikerahkan ke lokasi untuk membantu memantau kawasan sekitar, Kamis (10/9/2026).
Rombongan insan pers tersebut dilaporkan hilang kontak pada Selasa (8/9) ketika melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau dengan memakai kapal cepat. Perjalanan mereka bermula dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB, dengan total delapan orang di kapal yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten Al Amrad menyampaikan bahwa pengerahan helikopter ini ditujukan guna memperkuat operasi pencarian di kawasan Gunung Anak Krakatau. Helikopter tersebut membawa tujuh personel dalam misi pemantauan udara.
Helikopter berangkat dari Lanud Atang Sendjaja sekitar pukul 12.36 WIB, ujar Al Amrad
Al Amrad menambahkan bahwa armada udara tersebut difokuskan untuk memantau wilayah Perairan Selat Sunda hingga Gunung Anak Krakatau. banten.jpnn.com melaporkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan pencarian melalui jalur udara.
- Helikopter HR-3604 dikerahkan untuk mencari rombongan jurnalis.
- Pemberangkatan dilakukan dari Lanud Atang Sendjaja pada Kamis (10/9).
- Operasi melibatkan tujuh personel untuk pengamatan udara di Selat Sunda.


