HARIANEXPRESS, BANTEN — Memasuki hari ketiga pencarian, keberadaan rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda, masih belum ditemukan, Kamis (10/9/2026).
Guna mempercepat proses pencarian, sebanyak 250 personel gabungan dari Polda Banten, Polda Lampung, Basarnas, TNI, dan unsur SAR dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik di wilayah tersebut.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan bahwa ratusan personel tersebut dikerahkan baik di wilayah darat maupun perairan Selat Sunda. Tim SAR berfokus menyisir lima titik strategi di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, termasuk kawasan Pulau Sertung dan Pulau Panjang yang menjadi rute perlintasan rombongan.
Dalam proses pencarian di lapangan, tim SAR gabungan menahan tantangan cuaca ekstrem. Angin di perairan Selat Sunda cukup kencang disertai gelombang laut dengan ketinggian mencapai satu hingga dua meter. Meski demikian, seluruh pergerakan tim laut dan udara terus memantau secara ketat dari posko utama pencarian di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang.
Guna mengoptimalkan upaya penyisiran, pihak kepolisian juga meminta keterlibatan masyarakat pesisir dan para nelayan lokal. Warga diimbau untuk segera melapor ke posko Carita apabila menemukan barang-barang mencurigakan atau benda terapung di perairan.
Hingga kini, tim gabungan masih bersiaga dan melanjutkan penyisiran. Koordinasi lintas instansi terus dipertahankan untuk memastikan seluruh potensi keberadaan korban terjangkau secara maksimal.


