Ridwan Habibie Penulis | Muklis Purwanto Editor
Banten Harian Express, Serang – Pemerintah Provinsi Banten mencatat 415 desa/kelurahan di 105 kecamatan berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggalang donasi air bersih dari masyarakat. (21/07/2026)
Berdasarkan data BPBD Banten, sebanyak 415 desa/kelurahan di 105 kecamatan dipetakan sebagai daerah rawan kekeringan. Kabupaten Pandeglang mencatat wilayah tertinggi dengan 111 desa, disusul Kabupaten Lebak dengan 109 desa terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, menjelaskan bahwa pihaknya masih menggunakan data pemetaan dari tahun sebelumnya sebagai acuan mitigasi. Data tahun 2025 tersebut masih dianggap relevan untuk langkah penanganan kekeringan saat ini.
“Kita pakai data yang terakhir untuk melangkah lebih lanjut karena data tahun 2025 itu masih relevan untuk mitigasi kekeringan saat ini,” ujar Lutfi Mujahidin (Kepala Pelaksana BPBD Banten) pada Selasa (22/6/2026).
Lutfi menegaskan, fokus utama antisipasi BPBD Banten adalah memastikan ketersediaan air bersih bagi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. BPBD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota telah mulai mendistribusikan air bersih ke berbagai lokasi.
“Kekeringan yang sangat krusial untuk ditangani adalah yang berimbas pada kekurangan air bersih untuk konsumsi dan minum,” katanya.
Ia menambahkan, cadangan air yang tersedia saat ini masih sangat kurang. Meskipun harga air murah, biaya distribusi menjadi kendala utama.
“Cadangan air kita masih sangat kurang. Sebetulnya harga air itu murah, satu tangki mungkin hanya Rp 30.000 sampai Rp 50.000, tetapi yang mahal ada di biaya distribusinya,” ujar Lutfi Mujahidin.
Oleh karena itu, BPBD Banten membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam program Donasi Pengiriman Air Bersih. Masyarakat yang ingin membantu dapat menghubungi BPBD Provinsi Banten untuk arahan titik distribusi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran bantuan, masyarakat bisa menghubungi Call Center BPBD Provinsi Banten di nomor 0851-1781-4505.


