HARIANEXPRESS, CILEGON – Wali Kota Cilegon Robinsar mengapresiasi acara Electrifying Lifestyle Vaganza kolaborasi PT PLN (Persero) dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (24/8/2025).
Kegiatan ini dianggap Robinsar sebagai momentum penting untuk menyukseskan program kelistrikan ramah lingkungan dan memperkuat peran sosial PKK di tengah masyarakat. PT PLN (Persero) sendiri berupaya mendorong masyarakat untuk beralih ke penggunaan peralatan berbasis listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Acara tersebut dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon. Manager PLN UP3 Banten Utara, Hanfi Adrhean Abidin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam edukasi publik.
“Program yang digagas hari ini oleh PLN dan didukung PKK harus kita syukuri dan sukseskan bersama. Terima kasih kepada PLN Unit Induk Distribusi Banten atas inisiasi positif ini, kami juga menyampaikan rasa bahagia dapat bertemu langsung dengan jajaran PKK Kota Cilegon yang jarang terjadi karena padatnya aktivitas,” ujar Robinsar.
“Hari ini kita tunjukkan langsung bagaimana memasak dengan kompor induksi yang lebih bersih, aman, dan elegan. Ibu-ibu bisa tetap tampil cantik di dapur tanpa khawatir bahaya api. Ini juga bisa jadi solusi dari isu antre gas 3 kg yang masih terjadi,” ujar Manager PLN UP3 Banten Utara Hanfi Adrhean Abidin.
Wali Kota Robinsar juga menekankan pentingnya niat tulus dalam setiap aktivitas sosial PKK. Ia mengajak seluruh kader PKK agar lebih tanggap terhadap persoalan sosial, khususnya isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Saya minta fokus, lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Bila ada indikasi kasus, segera laporkan kepada pihak berwenang. Jangan hanya hadir secara seremonial, tapi hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat Kota Cilegon,” tuturnya.
Hanfi menambahkan bahwa PLN siap mendukung program pembangunan berkelanjutan di Kota Cilegon. Dukungan ini termasuk mendorong penggunaan listrik pada sektor rumah tangga maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


