Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, BANTEN – Paguyuban Sopir Pati mengecam dugaan pencurian ban serta perusakan truk tronton di dekat Tol Balaraja Timur, Selasa (29/09/2026).
Ketua PSP, Muhammad Syahidul Anam menjelaskan bahwa peristiwa pencurian ban serep tersebut menimpa salah satu anggota mereka. Pihaknya mengharapkan kepolisian dapat menangkap para pelaku serta mengusut tuntas kejadian merugikan ini.
“Kami dari Paguyuban Sopir Pati mengenai anggota kami yang mengalami kejadian pencurian ban serep di Balaraja kemarin, harapan kami semoga dari pihak yang berwajib bisa mengusut tuntas dan bisa menangkap pelaku,” ujar Muhammad Syahidul Anam (Ketua PSP) di Pati.
Selain pencurian komponen kendaraan, insiden itu juga disertai tindakan perusakan armada hingga memecahkan kaca kendaraan. Anam menilai kejadian tersebut sangat merugikan para pengemudi yang tengah mencari nafkah di jalan.
“Karena sudah ada perusakan armada sampai kacanya pecah kemarin. Kami memang sangat-sangat berharap kepada pihak berwajib demi mencari keadilan anggota kami khususnya dan kepada semua teman-teman driver,” ujar Muhammad Syahidul Anam.
Anam menambahkan bahwa kejadian serupa sempat terjadi di daerah Pati berupa pencurian aki di beberapa titik. Ia berharap aparat penegak hukum memberikan perhatian serius terhadap rentetan gangguan keamanan ini.
“Kejadian tersebut juga terjadi di Pati lain dari pencurian ban serep. Kalau kemarin-kemarin viral memang lagi ramai pencurian aki itu di beberapa titik di daerah Pati pernah saya sampaikan juga sebelumnya. Itu juga mohon perhatiannya dari pihak yang berwajib untuk bisa mengusut tuntas dan menangkap pelaku,” ujar Muhammad Syahidul Anam (Ketua PSP).
Ketua DPC Sarbumusi Pati, Husaini turut mendesak aparat penegak hukum agar mengambil tindakan tegas karena rekaman wajah pelaku sudah beredar. Ia menekankan agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
“Teknologinya Polisi sudah canggih. Jika serius pasti akan segera tertangkap. Jika tidak tertangkap berarti polisi tidak serius. Kedepan, kasus seperti ini harusnya tidak terulang,” ujar Husaini (Ketua DPC Sarbumusi Pati).











